Ia mengatakan, sensus ekonomi terakhir dilaksanakan pada tahun 2016. Dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir, berbagai perubahan besar terjadi pada sektor ekonomi masyarakat.
Perkembangan perdagangan berbasis digital, e-commerce, layanan keuangan digital (fintech), jasa berbasis aplikasi, perubahan pola konsumsi masyarakat, hingga munculnya profesi baru seperti kurir, freelancer, dan pelaku ekonomi digital menjadi fenomena yang perlu didokumentasikan secara akurat.
“Sensus Ekonomi 2026 hadir untuk menjawab kebutuhan akan data ekonomi yang mutakhir, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ujar I Made Suantara.
Hasil Pendataan jadi Dasar Perencanaan Pembangunan
Menurut I Made Suantara, Sensus Ekonomi 2026 memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya menyediakan data dasar seluruh aktivitas ekonomi sebagai landasan perencanaan pembangunan nasional dan daerah.
Selain itu, sensus juga akan menghasilkan informasi mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, hingga ekonomi lingkungan.
Data tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif, baik oleh pemerintah maupun dunia usaha.
Sebanyak 314 Petugas akan Turun ke Lapangan
Untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kabupaten Ende akan melakukan pendataan secara door to door selama sekitar dua setengah bulan, mulai 15 Juni hingga 22 Agustus 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
