Undana Latih 30 UMKM Labuan Bajo Terapkan Ekonomi Hijau untuk Tembus Pasar Internasional

labuan bajo
Dekan FEB Undana, Dr. Rolland E. Fanggidae pose bersama delegasi Universitas Kebangsaan Malaysia dan India di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo, Rabu (16/9/2026). (Foto: Humas Undana)
  • Bagikan

Menurutnya, prinsip keberlanjutan justru dapat menjadi salah satu faktor yang menentukan daya saing produk, terutama ketika pelaku usaha ingin memasuki pasar internasional.

Melalui konsep “Go Green, Stay Competitive”, pelaku UMKM didorong memahami perubahan preferensi wisatawan mancanegara yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dalam memilih produk maupun destinasi wisata.

“Jadi kami melihat tema keberlanjutan itu bukan sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, tetapi sebagai satu faktor daya saing. Kalau kita mau menembus pasar luar negeri, kita tidak hanya memperhatikan kualitas premiumnya, harga premiumnya, tapi juga aspek keberlanjutan dan hijau itu tadi,” tegas Debryana.

Menurut dia, penerapan prinsip hijau dapat diterjemahkan dalam berbagai aspek kegiatan usaha, mulai dari pengelolaan produk hingga operasional bisnis.

Baca Juga:
Bupati Doni Dihen Buka Pintu untuk Alfamart Hadir di Flores Timur, Tekankan Kepatuhan terhadap Aturan

Karena itu, kegiatan ICEMAT tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan gagasan akademik, tetapi juga mendorong agar konsep pembiayaan berkelanjutan dan ekonomi hijau dapat diterapkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

Undana Dorong Pencegahan Sampah Sejak Dini

Dekan FEB Undana, Dr. Rolland E. Fanggidae, mengatakan pertumbuhan jumlah wisatawan di Labuan Bajo perlu diikuti dengan langkah pencegahan terhadap potensi dampak lingkungan.

Baca Juga:
Sekda Manggarai Ajak ASN dan Pemerintah Desa Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 379 Petugas Dilepas

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version