Melki mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu lama berada dalam kondisi pengungsian apabila situasi sudah memungkinkan untuk kembali beraktivitas.
“Pelan-pelan sektor kehidupan masyarakat harus kita dorong untuk kembali normal. Sektor-sektor produktif harus mulai bergerak. Jangan sampai masyarakat hanya terkurung di dalam tenda selama masa tanggap darurat,” ujarnya.
Menurutnya, pemulihan aktivitas masyarakat harus dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan keamanan masing-masing wilayah.
Ia mengajak pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga terkait, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam penanganan gempa Flores.
DPRD NTT Soroti Perlindungan Perempuan dan Anak
Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni turut menyampaikan sejumlah catatan terkait penanganan masyarakat terdampak gempa.
Selain memastikan bantuan material terdistribusi secara merata, Emelia menilai pendampingan psikososial dan trauma healing harus diperkuat.
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak-anak di lokasi pengungsian, juga menjadi perhatian.
Emelia mengingatkan adanya potensi kekerasan seksual dalam situasi pengungsian sehingga diperlukan pengawasan serta langkah pencegahan yang serius.
Gempa Susulan Flores Mulai Menunjukkan Tren Penurunan
Sementara itu, aktivitas gempa susulan Flores mulai menunjukkan pola penurunan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
