Kebakaran di Bajawa Ngada: Gedung MIS Al Ghuraba, Rumah Warga, dan Kantor Golkar Ludes Terbakar

kebakaran
Ilustrasi
  • Bagikan

“Saat memeriksa ke belakang, kobaran api sudah sangat besar tepat di ruang kelas 2B sekolah MIS yang berbatasan langsung dengan bagian belakang rumah,” ungkap Ramsi.

Melihat situasi genting tersebut, ia segera mengevakuasi seluruh anggota keluarganya dan langsung berlari ke Mako Polres Ngada untuk meminta bantuan armada Pemadam Kebakaran (Damkar).

Baca Juga:
Wujud Transparansi Anggaran, Pemkab Nagekeo Raih Tiga Penghargaan Kinerja Keuangan dari KPPN Ende

Sementara itu, Hasan Basri (31), guru sekaligus penjaga malam MIS Al Ghuroba, mengaku sempat mendengar suara gemertak mirip orang sedang menggoreng jagung. Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari aktivitas memasak di rumah tetangganya.

Namun saat keluar kamar, ia terkejut melihat atap bangunan sudah dijalari api. Hasan langsung berlari ke halaman sekolah dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Total Kerugian Mencapai Rp300 Juta, Emas dan Uang Tunai Hangus

Armada pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku menjinakkan si jago merah. Api baru benar-benar berhasil dipadamkan secara total pada pukul 05.09 WITA.

Dampak dari kebakaran di Bajawa Ngada ini menyisakan kerusakan parah. Di kompleks MIS Al Ghuroba, ruangan yang hangus meliputi satu ruang perpustakaan, mushola, kelas 2B, kamar tidur, dapur, dan gudang. Struktur bangunan rumah warga yang sebagian besar masih terbuat dari bahan mudah terbakar seperti tripleks dan bambu cincang (naja) membuat api begitu cepat meratakan bangunan.

Baca Juga:
Polres Sikka Amankan Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, Ratusan Liter Pertalite Disita

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version