Namun, ia menegaskan bahwa pemulihan tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan kembali fasilitas yang rusak.
Pemerintah perlu melihat potensi ekonomi daerah secara lebih luas, kemudian menghubungkannya dalam rantai nilai sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Rachmat: Bangun Jalan Penting, tapi SDM Lebih Penting
Rachmat mendorong agar potensi ekonomi NTT tidak berhenti sebagai komoditas mentah. Potensi tersebut perlu diolah dan dihubungkan dengan wilayah lain sehingga menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih besar.
Menurutnya, keterhubungan antardaerah menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Kalau saja ini dikerjakan dengan baik, lima tahun pasti berubah. Pembangunan tidak pernah bisa mengubah sesuatu secara besar seketika namun dari hal-hal sederhana,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi bagian utama strategi pemulihan agar NTT memiliki fondasi pembangunan yang kuat dalam jangka panjang.
“Membangun fisik penting, membangun jalan penting, jembatan penting, bangun sawah penting, tapi membangun sumber daya manusia jauh lebih penting,” tegas Rachmat.
Tujuh Kabupaten Terdampak Sumbang 30–35 Persen Ekonomi NTT
Gubernur NTT Melki Laka Lena menjelaskan, gempa Flores berdampak besar terhadap tujuh kabupaten di wilayah tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
