Menjawab harapan tersebut, Ketua PBVSI Nagekeo yang baru, Thomas Mega Maso, langsung menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami akan menjawab kepercayaan ini dengan prestasi. Fokus kami adalah pembinaan terorganisir melalui event yang berkelanjutan,” katanya.
Langkah ini diharapkan mampu membawa pembinaan voli di Nagekeo menuju sistem yang lebih modern, kompetitif, dan berorientasi hasil.
Di sisi lain, Winston mengingatkan bahwa waktu menuju agenda besar olahraga sangat terbatas. Sejumlah agenda penting telah menanti, mulai dari sertifikasi pelatih di Ende pada Juni, turnamen Piala Kapolda pada Juli, hingga puncaknya Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) NTT pada November 2026.
Dengan jadwal yang padat, pengurus baru dituntut untuk langsung bekerja tanpa jeda agar mampu mengejar target prestasi.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo juga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan olahraga voli. Melalui Pelaksana Harian Sekda Nagekeo, Imanuel Ndun, ditegaskan bahwa voli tetap menjadi prioritas daerah.
“Kita tetap berupaya agar pembinaan berjalan. Voli adalah olahraga utama di Nagekeo yang harus kita dorong prestasinya,” ujarnya.
Kini, setelah pelantikan rampung, tantangan sesungguhnya berada pada implementasi program. Kolaborasi antara pengurus, pemerintah, pelatih, dan atlet menjadi kunci untuk mencapai target.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
