“Tapi gini, walaupun Rupiah melemah, bond yield-nya turun karena aksi dari pemerintah untuk sedikit membeli supaya yield-nya agak terkendali,” ujarnya.
Menurutnya, stabilitas pasar obligasi menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor asing terhadap Indonesia.
Selama pasar obligasi tetap terkendali, aliran modal asing dinilai masih akan terus masuk ke Indonesia meskipun Rupiah sedang mengalami tekanan.
Investor Asing Masih Percaya Ekonomi Indonesia
Pemerintah juga mengklaim telah mendeteksi adanya arus modal asing yang masuk ke pasar obligasi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Fenomena tersebut dianggap sebagai sinyal positif bahwa investor global masih memiliki kepercayaan terhadap fundamental ekonomi nasional.
Purbaya menilai kondisi ekonomi domestik yang relatif kuat membuat Rupiah tidak mengalami tekanan separah negara-negara lain di kawasan.
“Ke depan akan ada tindakan pemerintah lagi yang akan membantu untuk menguatkan Rupiah secara signifikan,” katanya.
Ia optimistis koordinasi lintas lembaga pemerintah akan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat kembali nilai tukar Rupiah agar sesuai dengan fundamental ekonomi Indonesia. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
