iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: “Ya Saya Stres”

Avatar photo
Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Detikcom)
  • Bagikan

“Tapi gini, walaupun Rupiah melemah, bond yield-nya turun karena aksi dari pemerintah untuk sedikit membeli supaya yield-nya agak terkendali,” ujarnya.

Menurutnya, stabilitas pasar obligasi menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor asing terhadap Indonesia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Sekda Manggarai Ajak ASN dan Pemerintah Desa Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, 379 Petugas Dilepas

Selama pasar obligasi tetap terkendali, aliran modal asing dinilai masih akan terus masuk ke Indonesia meskipun Rupiah sedang mengalami tekanan.

Investor Asing Masih Percaya Ekonomi Indonesia

Pemerintah juga mengklaim telah mendeteksi adanya arus modal asing yang masuk ke pasar obligasi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga:
Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Fenomena tersebut dianggap sebagai sinyal positif bahwa investor global masih memiliki kepercayaan terhadap fundamental ekonomi nasional.

Purbaya menilai kondisi ekonomi domestik yang relatif kuat membuat Rupiah tidak mengalami tekanan separah negara-negara lain di kawasan.

“Ke depan akan ada tindakan pemerintah lagi yang akan membantu untuk menguatkan Rupiah secara signifikan,” katanya.

Ia optimistis koordinasi lintas lembaga pemerintah akan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat kembali nilai tukar Rupiah agar sesuai dengan fundamental ekonomi Indonesia. (*/ft1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *