Dengan kondisi tersebut, masyarakat di wilayah terdampak masih perlu mewaspadai gempa susulan yang dapat terjadi selama beberapa waktu ke depan.
Gempa Susulan Diperkirakan Berlangsung 3-4 Minggu
Wijayanto menjelaskan gempa utama yang mengguncang Flores terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB dengan parameter pemutakhiran M7,7.
Gempa tersebut tergolong dangkal dan sempat memicu tsunami di wilayah sekitar.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa terjadi akibat aktivitas tektonik pada Flores Back-Arc dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Aktivitas gempa susulan diperkirakan belum akan langsung berhenti. Berdasarkan data sementara BMKG, rangkaian gempa susulan diperkirakan masih berlangsung sekitar tiga hingga empat minggu setelah gempa utama.
“Berdasarkan data sementara gempa susulan ini akan berakhir 3–4 minggu ke depan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada gempa bumi susulan yang masih terjadi,” kata Wijayanto.
BMKG Pantau Potensi Tsunami
Selain memantau aktivitas gempa susulan, BMKG juga terus mengawasi kemungkinan tsunami akibat aktivitas tektonik di Flores dan wilayah sekitarnya.
Sistem peringatan dini tsunami Indonesia dirancang mampu memberikan peringatan dalam waktu kurang dari tiga menit setelah gempa terdeteksi dan memenuhi parameter yang berpotensi menimbulkan tsunami.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
