Turis Jepang Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual di Spa Labuan Bajo, Kasus Berakhir Damai

ilustrasi
Ilustrasi
  • Bagikan

“Perbuatan itu diduga dilakukan berulang sehingga menimbulkan tekanan psikologis terhadap korban,” tambah Fransiskus.

Usai sesi terapi berakhir, korban langsung menyampaikan protes kepada pihak manajemen spa. Korban mempertanyakan apakah tindakan menyentuh area pribadi merupakan bagian dari prosedur standar layanan spa.

Baca Juga:
Satpolairud Polres Ende Gagalkan Illegal Fishing, 3 Ton Keong Lola Diamankan

Perdebatan sempat terjadi antara korban dengan pihak pengelola di meja reservasi pusat layanan tersebut.

Merasa hak dan kehormatannya dilanggar, korban kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Manggarai Barat pada hari yang sama untuk membuat laporan resmi.

“Tak lama setelah kejadian, korban langsung menuju Polres Manggarai Barat untuk mengadukan dugaan perbuatan asusila tersebut,” ungkap Fransiskus.

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung melakukan pendalaman dan mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP). Namun kasus tersebut akhirnya tidak dilanjutkan ke proses hukum setelah kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai melalui mediasi di Mapolres Manggarai Barat.

“Korban memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus ini ke proses hukum karena harus segera kembali ke negaranya dalam waktu dekat,” jelasnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, terduga pelaku menyampaikan permohonan maaf secara resmi melalui pendekatan adat Manggarai dan jalur kekeluargaan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version