Bupati Flores Timur Lantik Kades Antar Waktu Kawalelo, Ajak Warga Tinggalkan Perbedaan dan Bersatu Bangun Desa

bupati flotim
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, secara resmi mengambil sumpah/janji jabatan dan melantik Lorensius Tolek Hera sebagai Kepala Desa Antar Waktu di Aula Kantor Desa Kawalelo, Senin (22/6/2026). (Foto: Prokopim Flores Timur)
  • Bagikan

Larantuka, FloresTIMES.ID – Babak baru kepemimpinan dimulai di Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur. Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, secara resmi mengambil sumpah/janji jabatan dan melantik Lorensius Tolek Hera sebagai Kepala Desa Antar Waktu di Aula Kantor Desa Kawalelo, Senin (22/6/2026).

Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum menyatukan kembali masyarakat setelah melalui proses pemilihan yang penuh dinamika.

Dalam sambutannya, Bupati Doni Dihen menyampaikan ucapan selamat kepada Lorensius Tolek Hera atas kepercayaan yang diberikan masyarakat untuk memimpin Desa Kawalelo.

Menurutnya, amanah tersebut menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk membawa desa menuju pembangunan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Bupati Ajak Masyarakat Tinggalkan Perbedaan

Bupati Doni Dihen mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga proses pemilihan kepala desa berlangsung dengan baik, termasuk Penjabat Kepala Desa Kawalelo, panitia, tokoh masyarakat, serta warga desa.

Ia mengakui bahwa perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi. Namun, setelah proses pemilihan selesai, seluruh masyarakat harus kembali bersatu demi kepentingan bersama.

“Perbedaan saat pemilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Sekarang saatnya kita meninggalkan sekat-sekat yang ada dan kembali bergandengan tangan membangun Desa Kawalelo,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada kepala desa, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.

Kepala Desa Diminta Pegang Teguh Semangat Pengabdian

Kepada kepala desa yang baru dilantik, Bupati mengingatkan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan semangat melayani masyarakat.

Ia menegaskan kepala desa harus bersikap netral, tidak membeda-bedakan masyarakat, serta membangun kemitraan yang harmonis dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh elemen masyarakat.

Bupati juga mengingatkan agar semangat “gelekat” atau pengabdian yang disampaikan selama masa kampanye tetap dijaga setelah resmi menjabat.

“Bicara gelekat, gelekat, dan gelekat. Begitu naik, kita harus menjaga spirit dan prinsip gelekat ini,” tegasnya.

Baca Juga:
Legislator Perindo Manggarai Barat Desak Audit Keselamatan Wisata Usai Tragedi Cunca Wulang

Dana Desa Harus Menjadi Berkah, Bukan Godaan

Dalam arahannya, Bupati Doni Dihen menyoroti besarnya tanggung jawab pemerintah desa dalam mengelola dana desa.

Menurutnya, dana desa merupakan peluang besar untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pengelolaannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.

“Datangnya uang dan demokrasi adalah dua hal yang positif, tetapi sekaligus bisa menjadi dilema. Dana desa adalah rezeki untuk membangun, tetapi juga bisa menjadi godaan apabila tidak dikelola dengan baik,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa demokrasi harus menjadi sarana memperkuat persatuan, bukan justru memecah belah masyarakat.

Baca Juga:
Gelar Terapi USEFT untuk Siswa PKL, Polres Ende Jaga Kesehatan Mental Pelajar Lebih Tangguh dan Percaya Diri

Fokus Atasi Kemiskinan, Stunting, dan Pengangguran

Bupati meminta Pemerintah Desa Kawalelo melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah berjalan sekaligus mendukung program pemerintah pusat maupun daerah.

Menurutnya, perhatian harus diarahkan pada persoalan mendasar seperti stunting, kemiskinan, pengangguran, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya data yang akurat agar setiap kebijakan dan bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Data kita harus jelas, agar intervensi kita juga jelas,” tegasnya.

Selain itu, kepala desa diminta memastikan pelayanan publik berjalan optimal serta menjaga tata kelola keuangan desa secara tertib agar kepercayaan masyarakat tetap terpelihara.

Bangun Desa dengan Musyawarah dan Persatuan

Di akhir sambutannya, Bupati Doni Dihen mengajak seluruh masyarakat Desa Kawalelo menjaga keamanan dan ketertiban dengan mengedepankan dialog serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Ia berharap budaya saling menghormati tetap menjadi kekuatan masyarakat Flores Timur dalam membangun desa.

“Mari kita menyelesaikan segala persoalan dengan kecerdasan sosial yang kita miliki. Kendalikan emosi dan utamakan musyawarah,” ajaknya.

Pelantikan Lorensius Tolek Hera menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Kawalelo. Di tengah tantangan pembangunan desa, kepemimpinan baru diharapkan mampu merangkul seluruh warga tanpa memandang perbedaan, mengoptimalkan potensi desa, serta menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*/ft1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version