Menurutnya, pemeriksaan diperlukan agar petani mengetahui tingkat keamanan lahan sekaligus mendapatkan kepastian mengenai kondisi jalan tani yang semakin rusak.
“Sejauh ini belum ada dinas atau pihak yang datang untuk melihat langsung dan cek ke sini. Minimal ada orang atau tim khusus yang bisa meneliti dan tahu tentang kondisi di sini,” pungkasnya.
Warga berharap penanganan tidak hanya dilakukan terhadap kerusakan jalan, tetapi juga mencakup kajian kondisi tanah dan lubang yang muncul di area persawahan.
Pemeriksaan lapangan dinilai penting agar potensi risiko bagi petani maupun pengguna jalan dapat segera diketahui dan ditangani.
Bagi warga Boba, akses jalan tani yang aman merupakan kebutuhan penting untuk kembali menjalankan aktivitas pertanian setelah gempa. Di tengah gempa susulan yang masih dirasakan, kepastian mengenai kondisi tanah dan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. (ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
