Kupang, FloresTIMES.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memberikan relaksasi terhadap kebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi kendaraan berpelat nomor luar NTT di tujuh kabupaten terdampak gempa bumi Flores.
Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat dan kendaraan yang mendukung penanganan bencana tetap berjalan selama masa tanggap darurat.
Relaksasi pembatasan BBM tersebut ditujukan untuk mendukung evakuasi, distribusi bantuan dan logistik, pelayanan kesehatan, mobilisasi tenaga kemanusiaan, serta berbagai kebutuhan penanganan masyarakat terdampak gempa.
Pembatasan BBM Dilonggarkan Sejak Hari Pertama Gempa
Gubernur Melki mengatakan relaksasi terhadap pembatasan BBM telah diperintahkan sejak hari pertama gempa Flores terjadi pada 15 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi darurat membutuhkan respons cepat dan fleksibilitas kebijakan agar ketentuan yang berlaku dalam situasi normal tidak justru menghambat penanganan bencana.
“Sejak hari pertama terjadinya gempa Flores, sudah saya perintahkan untuk direlaksasi di seluruh Flores terkait penanganan gempa Flores,” kata Melki Laka Lena.
Relaksasi diberikan di tujuh kabupaten terdampak gempa sebagai bentuk kelonggaran dan kemudahan selama proses penanganan bencana.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
