Bantuan tersebut berupa buku gambar, buku cerita, bola voli, bola kaki, dua gitar akustik, dua set speaker portabel serta 30 sepeda anak.
Tidak hanya untuk anak-anak, sebanyak 700 paket sembako juga diberikan kepada orang tua korban gempa.
Sementara itu, para relawan turut membagikan susu khusus kepada anak-anak PAUD.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga korban sekaligus memberikan dukungan bagi anak-anak selama proses pemulihan pascabencana.
Sekolah Minta Pendampingan Dilakukan Berkelanjutan
Kepala SD Inpres Robo, Selviani Diata, mengapresiasi pendampingan psikososial yang diberikan kepada para siswa.
Menurutnya, anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan masih membutuhkan pendampingan untuk memulihkan kondisi psikologis mereka setelah gempa.
“Pihak sekolah berharap kegiatan trauma healing dapat dilakukan secara terus-menerus hingga kondisi anak-anak benar-benar bebas dari rasa trauma dan terbiasa dengan gempa susulan,” kata Selviani.
Bagi para korban, pemulihan pascagempa bukan hanya tentang membangun kembali ruang kelas atau rumah yang rusak. Anak-anak juga membutuhkan rasa aman, perhatian dan dukungan agar perlahan dapat kembali menjalani kehidupan seperti sebelum bencana.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
