Topik : 

TP PKK NTT dan Ende Perhatikan Tiga Bersaudara Penyandang Disabilitas Korban Gempa di Ende

tunawicara
Ketua TP PKK Provinsi NTT Astin Laka Lena bersama Ketua TP PKK Kabupaten Ende Cici Badeoda turun langsung menemui warga terdampak gempa, Senin (24/8/2026). (Foto: Ros Carmelia/FloresTIMES.ID)
  • Bagikan

Ende, FloresTIMES.ID – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), juga menyasar kelompok penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus.

Ketua TP PKK Provinsi NTT Astin Laka Lena bersama Ketua TP PKK Kabupaten Ende Cici Badeoda turun langsung menemui warga terdampak gempa, Senin (24/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, keduanya bertemu dengan tiga bersaudara penyandang disabilitas, yakni Leni, Mei, dan Leo, warga Desa Ondurea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende.

Ketiga bersaudara tersebut merupakan penyandang tuna wicara dan mengalami keterbatasan intelektual. Mereka juga diketahui telah menjadi yatim piatu.

Astin Laka Lena Salurkan Bantuan Langsung

Astin Laka Lena menyerahkan bantuan secara langsung kepada ketiga korban sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban mereka sekaligus membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani masa pemulihan pascagempa.

Selain bantuan kebutuhan dasar, Astin juga memberikan dukungan moral kepada keluarga dan memastikan penyandang disabilitas tetap mendapat perhatian dalam seluruh proses penanganan bencana.

Menurutnya, keterbatasan yang dimiliki seseorang tidak boleh menjadi penghalang untuk mendapatkan bantuan, perlindungan, dan pelayanan yang layak.

Kelompok penyandang disabilitas, kata dia, harus menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.

Cici Badeoda Koordinasikan Perawatan Leo ke RSUD Ende

Perhatian khusus juga diberikan kepada Leo, salah seorang dari tiga bersaudara tersebut.

Cici Badeoda langsung berkoordinasi dengan RSUD Ende agar Leo segera mendapatkan pelayanan medis. Leo dikabarkan sempat terjatuh ketika proses evakuasi berlangsung saat gempa.

Koordinasi tersebut langsung mendapat respons dari pihak medis untuk memastikan kondisi Leo mendapatkan penanganan yang diperlukan.

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan korban dengan kondisi khusus tidak terlewatkan dalam pelayanan kesehatan pascabencana.

Pemerintah Pastikan Disabilitas Mendapat Perlindungan

Kehadiran Astin Laka Lena dan Cici Badeoda di tengah masyarakat terdampak gempa menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

Pendampingan terhadap korban akan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak agar kebutuhan dasar, kesehatan, maupun perlindungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dapat terpenuhi.

Pemerintah juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan instansi terkait selama proses pemulihan pascagempa.

Langkah tersebut diharapkan memastikan seluruh masyarakat terdampak, termasuk penyandang disabilitas tuna wicara, memperoleh pelayanan dan bantuan secara merata tanpa terkecuali. (rnc16)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version