Undana Jadikan Ngada Laboratorium Hidup, 7 Guru Besar dan 124 Dosen Turun Langsung Cari Solusi untuk Masyarakat

rektor undana di bajawa
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng menyampaikan arahan di kantor Bupati Ngada, Selasa (14/7/2026). (Foto: Humas Undana)
  • Bagikan

Program ini difokuskan pada sejumlah isu strategis, antara lain peningkatan gizi masyarakat, pencegahan stunting, penanganan kesehatan mental, penguatan sektor pendidikan, hingga pembangunan berbasis data ilmiah.

Libatkan 43 Tim Akademisi dari Sembilan Fakultas

Untuk menjalankan program secara efektif, Undana membentuk 43 tim akademisi yang terdiri atas 1 tim guru besar dan 42 tim dosen dari sembilan fakultas serta Program Pascasarjana.

Tim tersebut akan bekerja langsung di tengah masyarakat dengan cakupan kegiatan meliputi:

  • Pendampingan di 15 desa dan kelurahan yang tersebar di 7 kecamatan.
  • Program edukasi di 7 sekolah terkait kesehatan mental, kepemudaan, dan pembentukan karakter.
  • Pengumpulan data lapangan sebagai dasar penyusunan rekomendasi kebijakan pembangunan.

Seluruh hasil temuan selama kegiatan akan dianalisis secara ilmiah di kampus sebelum disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Ngada sebagai bahan penyusunan kebijakan publik.

Baca Juga:
Pemkab Nagekeo Gandeng ITSK RS Dr Soepraoen Malang, Percepat Peningkatan Kualifikasi 815 Tenaga Kesehatan

Pemkab Ngada Dorong Pembangunan Berbasis Riset

Bupati Ngada, Raymundus Bena, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai pembangunan daerah tidak lagi dapat disusun berdasarkan asumsi, tetapi harus mengacu pada hasil penelitian yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version