Selain memberikan pengalaman lapangan bagi para akademisi, program ini diharapkan mampu melahirkan sistem pengambilan kebijakan yang lebih ilmiah, akurat, dan berkelanjutan.
Dengan dukungan 7 guru besar, 124 dosen, serta 43 tim akademisi, Kabupaten Ngada diproyeksikan menjadi contoh penerapan pembangunan berbasis riset di Nusa Tenggara Timur.
Melalui kolaborasi ini, Undana dan Pemerintah Kabupaten Ngada berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pelayanan publik, mempercepat penanganan persoalan sosial dan kesehatan, serta mewujudkan pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
