Larantuka, FloresTIMES.ID— Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Acara peluncuran agenda nasional ini berlangsung di pelataran Kantor BPS Kabupaten Flores Timur pada Kamis (18/6/2026).
SE2026 merupakan kegiatan pendataan ekonomi berskala nasional yang dilaksanakan sepuluh tahun sekali. Tujuannya adalah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi serta perkembangan perekonomian Indonesia, yang nantinya menjadi landasan utama penyusunan kebijakan pembangunan baik di tingkat pusat maupun daerah.
Kerahkan 302 Petugas untuk Jangkau Pelaku Usaha
Secara nasional, SE2026 melibatkan sebanyak 251.506 petugas yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Kepala BPS Kabupaten Flores Timur, Feliksia Penaten Kelo Siola, menjelaskan bahwa khusus untuk wilayah Kabupaten Flores Timur, pelaksanaan sensus didukung oleh 302 petugas lapangan. Formasi ini terdiri atas:
- 260 Petugas Pendata Lapangan (PPL)
- 40 Pemeriksa Lapangan (PML)
- 2 Petugas Organik BPS (khusus pendataan usaha berskala besar)
Feliksia berharap seluruh elemen petugas ini mampu menjangkau para pelaku usaha secara optimal demi menghasilkan data yang berkualitas dan akurat.
Fondasi Visi “Flores Timur Produktif dan Inovatif”
Dalam arahannya, Wakil Bupati Ignasius Boli Uran menegaskan bahwa sensus ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. SE2026 menjadi sensus ekonomi kelima di Indonesia setelah sebelumnya digelar pada tahun 1986, 1996, 2006, dan 2016.
Wabup Ignas menyampaikan bahwa besarnya komitmen anggaran dan sumber daya dari negara menunjukkan betapa krusialnya data sebagai kompas pembangunan.
“Meskipun merupakan program nasional, manfaat sensus ekonomi sangat besar bagi Kabupaten Flores Timur. Data yang dihasilkan akan membantu pemerintah daerah memetakan potensi ekonomi, memahami perubahan struktur ekonomi masyarakat, serta mengidentifikasi perkembangan sektor-sektor baru, termasuk ekonomi digital dan ekonomi kreatif yang terus berkembang dalam satu dekade terakhir,” jelas Wabup Ignas.
Langkah strategis lewat Sensus Ekonomi 2026 Flores Timur ini dinilai selaras dengan visi pembangunan daerah Tahun 2025–2030, yaitu “Flores Timur Produktif dan Inovatif Menuju Lewotanah Flores Timur yang Maju, Berdaya, dan Berkelanjutan”.
Tekankan Integritas Petugas dan Kejujuran Responden
Kepada para mitra statistik dan petugas yang telah melewati masa pelatihan, Wakil Bupati berpesan agar selalu menjunjung tinggi profesionalisme, objektivitas, dan kejujuran di lapangan, serta menghindari segala bentuk rekayasa data.
Mengingat belum semua lapisan masyarakat memahami pentingnya data statistik, petugas diminta aktif mengedukasi warga dengan bahasa yang persuasif dan santun, serta memberikan jaminan bahwa kerahasiaan data responden dilindungi penuh oleh undang-undang.
Wabup Ignas juga mengetuk kesadaran seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Flores Timur untuk menerima petugas dengan terbuka dan memberikan jawaban yang jujur apa adanya.
“Your participation shapes the future of nation economy. Accurate data is the key to targeted economic policies (Partisipasi Anda membentuk masa depan ekonomi bangsa. Data yang akurat adalah kunci kebijakan ekonomi yang tepat sasaran),” pungkasnya.
Agenda pencanangan ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Flores Timur, pimpinan perangkat daerah, para mitra statistik, serta tokoh masyarakat setempat. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










