177.678 Siswa Terdampak Gempa, Gubernur Melki Dorong Sekolah Darurat di Flores

siswa di nagekeo
Sejumlah siswa belajar di halaman usai gedung sekolah roboh dihantam gempa. (Foto: Biro Adpim Setda Provinsi NTT)
  • Bagikan

“Kita perlu memberikan yang utama, yaitu tenda untuk ruang kelas. Daerah yang membutuhkan tenda harus kita prioritaskan. Kita harus adakan dengan cepat,” tegas Melki.

Selain tenda, Pemerintah Provinsi NTT mendorong pemanfaatan material lokal untuk membangun ruang belajar sementara.

Pengalaman pembangunan sekolah darurat di Kabupaten Nagekeo dapat menjadi contoh yang dikembangkan di daerah terdampak lainnya.

“Gunakan contoh di Nagekeo. Gunakan bambu dan terpal. Ini sangat mendesak,” ujarnya.

Baca Juga:
Tragis! Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam Saat Snorkeling di Pulau Kelor Labuan Bajo

Melki juga meminta pendataan kerusakan sekolah dilakukan secara sistematis dan melalui proses verifikasi yang baik.

Perguruan tinggi, khususnya mahasiswa dan tenaga ahli bidang teknik sipil serta arsitektur, didorong ikut terlibat dalam identifikasi dan verifikasi kerusakan bangunan sekolah.

“Pendataan mesti bagus dan harus diverifikasi. Libatkan juga anak-anak dari kampus, terutama dari teknik sipil dan arsitektur,” katanya.

882 Ruang Kelas Butuh Revitalisasi

Selain penanganan melalui ruang belajar darurat, Pemprov NTT menyiapkan langkah pemulihan pendidikan dalam jangka menengah dan panjang.

Berdasarkan data sementara, terdapat 882 ruang kelas yang membutuhkan revitalisasi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT juga telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan kementerian terkait untuk mendukung pelaksanaan program revitalisasi sekolah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version