Tercatat 502 fasilitas pendidikan dan 244 fasilitas kesehatan terdampak. Selain itu, terdapat 220 rumah ibadah, 294 unit kantor, satu gudang pupuk, 10 fasilitas irigasi, 31 fasilitas umum, satu pasar, 45 titik jalan, dan 16 jembatan yang terdampak.
Kerusakan infrastruktur tersebut turut menyulitkan proses penanganan darurat, khususnya untuk menjangkau wilayah yang akses jalannya terganggu.
4.256 Gempa Susulan Guncang Flores
Di tengah proses penanganan korban, Pulau Flores masih menghadapi ancaman gempa susulan.
Hingga Jumat (21/8/2026) pagi, tercatat 4.256 gempa susulan terjadi setelah gempa utama M7,7 yang mengguncang laut Flores di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Rangkaian gempa tersebut tidak hanya membuat warga terus mengungsi, tetapi juga menyebabkan kerusakan bangunan semakin bertambah. Sejumlah akses jalan tertutup material longsor dan bebatuan, sementara tanah di beberapa lokasi dilaporkan terbelah hingga membentuk lubang menganga.
BMKG: Gempa Susulan Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan aktivitas gempa susulan masih berlangsung di Pulau Flores.
Gempa susulan terbesar yang tercatat mencapai Magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil berkekuatan Magnitudo 1,1. Sebanyak 31 gempa susulan memiliki magnitudo di atas 5 dan 118 gempa dirasakan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










