Bencana tersebut menyebabkan 115 orang meninggal dunia, 1.780 orang mengalami luka-luka dan 172.050 orang mengungsi.
Kerusakan juga tercatat pada 90.600 rumah. Sebanyak 24.492 rumah mengalami rusak berat, 20.333 rusak sedang dan 43.773 rusak ringan.
Gempa turut berdampak pada fasilitas publik. Data BPBD mencatat 2.274 satuan pendidikan, 542 rumah ibadah, 661 fasilitas pelayanan kesehatan, 573 kantor pemerintahan, 13.101 fasilitas umum serta 33 sarana air bersih terdampak.
Gubernur NTT: Bantuan Jangan Hanya Menumpuk di Satu Titik
Gubernur Melki meminta distribusi bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi setiap lokasi pengungsian.
Ia menyoroti masih adanya wilayah yang belum terjangkau secara optimal akibat kendala akses. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian agar tidak terjadi kesenjangan dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Bantuan harus bisa didapat oleh semua masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai bantuan hanya berpusat pada satu titik, sementara di tempat lain masih ada warga yang belum terjangkau,” tegas Melki.
Menurutnya, persoalan di pengungsian tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan dan kebutuhan pokok. Air bersih, sanitasi, kesehatan serta perlindungan masyarakat juga harus menjadi prioritas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










