Poin-poin keselamatan penting yang dirilis meliputi:
- Zona Steril: Warga dilarang keras melakukan aktivitas apa pun dalam radius aman 5 kilometer dari pusat kawah erupsi demi menghindari risiko material awan panas dan guguran batu.
- Waspada Lahar Dingin: Masyarakat yang bermukim di sekitar lereng gunung diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir lahar hujan, terutama jika terjadi hujan lebat di wilayah aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.
- Alat Pelindung Diri: Warga yang terdampak sebaran hujan abu vulkanis diwajibkan mengenakan masker atau kain penutup hidung dan mulut demi mengantisipasi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Daftar Wilayah Berpotensi Terdampak
Berdasarkan pemetaan mitigasi bencana, terdapat beberapa desa dan wilayah di kaki gunung yang masuk dalam zona rawan terdampak langsung sekunder, antara lain:
- Dulipali
- Padang Pasir
- Nobo
- Nurabelen
- Klatanlo
- Hokeng Jaya
- Boru
- Nawakote
Pihak PVMBG dan Badan Geologi meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Informasi valid terkait pergerakan aktivitas magma dan vulkanik terkini akan terus diperbarui berkala melalui kanal resmi mitigasi bencana pemerintah. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










