Polres Flores Timur Musnahkan 863 Senjata Api Rakitan, Simbol Berakhirnya Konflik Adonara

senjata rakitan flotim
Polres Flores Timur memusnahkan sebanyak 863 senjata api rakitan (senpira) beserta berbagai barang berbahaya lainnya pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026). (Foto: Ist)
  • Bagikan

Melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan dialog, warga akhirnya memilih menyelesaikan persoalan secara damai serta menyerahkan seluruh senjata yang berpotensi mengganggu keamanan.

Polda NTT Apresiasi Kesadaran Masyarakat

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan sikap kooperatif dengan menyerahkan berbagai senjata berbahaya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti bahwa penyelesaian konflik melalui dialog, pendekatan humanis, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat merupakan strategi yang efektif dalam menjaga keamanan.

“Langkah ini menunjukkan bahwa penyelesaian konflik melalui pendekatan humanis, dialog, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci menjaga persatuan serta mewujudkan NTT yang aman, damai, dan penuh kasih,” ujarnya.

Pemusnahan ratusan senjata api rakitan itu sekaligus menjadi momentum penting bagi masyarakat Adonara untuk membuka lembaran baru kehidupan yang lebih damai, aman, dan harmonis setelah konflik yang sempat memecah hubungan antarwarga. (*/ft1)

Baca Juga:
Tragis! Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam Saat Snorkeling di Pulau Kelor Labuan Bajo

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version