Anak-anak diberikan ruang untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka melalui berbagai aktivitas yang sesuai dengan usia. Pendekatan tersebut dilakukan tanpa memaksa anak untuk menceritakan kembali pengalaman traumatis akibat bencana.
Selain pendampingan, para mahasiswa juga melakukan observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan dukungan psikososial yang mungkin diperlukan pada tahap berikutnya.
Keterlibatan mahasiswa tersebut telah berlangsung sejak kunjungan kerja Wapres di Kabupaten Sikka pada Kamis (20/8/2026), kemudian dilanjutkan dalam agenda kunjungan ke wilayah Manggarai dan Manggarai Timur.
Penanganan Gempa Flores Butuh Gotong Royong
Gubernur Melki menilai keterlibatan mahasiswa dan berbagai kelompok anak muda menjadi bagian penting dari semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.
Menurutnya, penanganan gempa Flores tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kerja bersama berbagai elemen masyarakat agar kebutuhan warga terdampak dapat dipenuhi secara menyeluruh.
Meski demikian, pemerintah tetap menjadi penggerak utama dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi serta koordinasi antarlembaga berjalan efektif.
Kunjungan ke Posko Golo Cenggo menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Wapres Gibran ke sejumlah wilayah terdampak gempa di Flores.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










