“Kegiatan ini dalam rangka memulihkan trauma anak-anak pascagempa. Para korban berhak mendapat pendampingan psikososial,” kata Pinka, Jumat (4/9/2026).
Politisi PDI Perjuangan itu menilai penanganan bencana tidak cukup hanya berfokus pada perbaikan rumah, fasilitas umum dan infrastruktur yang rusak.
Menurutnya, kondisi psikologis korban, terutama anak-anak, juga harus mendapatkan perhatian agar mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
Trauma Healing Direncanakan Berlangsung 2-3 Bulan
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Taruna Merah Putih yang juga Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Rio Dondokambey, serta Bendahara Umum DPP Taruna Merah Putih Stephanie Octavia.
Bupati Manggarai Heribertus Nabit juga hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi pendampingan yang diberikan kepada anak-anak korban gempa.
Program trauma healing tersebut direncanakan tidak berhenti pada kegiatan awal, tetapi akan berlangsung selama sekitar 2-3 bulan ke depan.
Pendampingan berkelanjutan dinilai penting untuk memastikan anak-anak memperoleh ruang yang aman untuk bermain, belajar dan mengekspresikan pengalaman mereka setelah bencana.
Pinka Salurkan Bantuan untuk Anak dan Keluarga Korban
Selain trauma healing, Pinka bersama para relawan juga menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung aktivitas anak-anak.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










