Gonzalo juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki pengalaman dalam kegiatan kepemudaan dan pelayanan di lingkungan gereja.
“Saya senang bisa berada di sini karena saya juga bagian dari aktivis OMK, pernah aktif dalam organisasi kepemudaan paroki, bahkan pernah dipercaya menjadi Ketua KUB,” kenangnya.
Menurut Gonzalo, San Jose Youth Day memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan pertemuan atau perlombaan antar-OMK.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk mempererat persaudaraan, memperdalam iman, membangun karakter, sekaligus menumbuhkan semangat pelayanan di kalangan generasi muda.
“Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa Orang Muda Katolik memiliki peran yang sangat penting sebagai penggerak kehidupan gereja sekaligus mitra strategis dalam pembangunan Kabupaten Nagekeo,” ujarnya.
Tantangan Era Digital
Gonzalo juga menyoroti perubahan pola interaksi generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, kemajuan teknologi memang memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, tetapi pada sisi lain dapat mengurangi kesempatan orang muda untuk bertemu dan berinteraksi secara langsung.
Karena itu, ia menilai kegiatan seperti San Jose Youth Day menjadi penting untuk menjaga budaya perjumpaan dan kebersamaan di kalangan generasi muda.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










