Partai Perindo: Perempuan bukan Pelengkap, tapi Penggerak Demokrasi

Angky yudistira
Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo, Angkie Yudistia
  • Bagikan

“Keterwakilan perempuan di partai politik bukan hanya soal memenuhi angka kuota. Ini tentang menghadirkan cara pandang, empati, dan pengalaman hidup perempuan dalam proses pengambilan keputusan bangsa. Ketika perempuan diberi ruang, demokrasi menjadi lebih utuh dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Angkie.

Ia menambahkan bahwa partisipasi perempuan memiliki kontribusi besar dalam memperkuat representasi masyarakat, terutama pada isu-isu yang berkaitan dengan pendidikan, perlindungan keluarga, pemberdayaan ekonomi, hingga kebijakan sosial.

Partai Politik Didorong Ciptakan Ruang yang Inklusif

Angkie menilai partai politik memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ruang yang aman, relevan, dan bermakna bagi perempuan agar semakin banyak yang terlibat dalam proses politik dan kepemimpinan publik.

Menurutnya, peningkatan keterwakilan perempuan tidak hanya dapat dicapai melalui regulasi, tetapi juga melalui komitmen partai dalam memberikan kesempatan yang setara bagi kader perempuan untuk berkembang dan berkontribusi.

Dengan lingkungan politik yang lebih inklusif, perempuan diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan bangsa.

Kesetaraan Perempuan Perkuat Demokrasi

Lebih lanjut, Angkie menegaskan bahwa perempuan tidak dapat diposisikan sebagai pelengkap dalam sistem demokrasi, melainkan sebagai bagian penting dalam mendorong perubahan sosial dan pembangunan nasional.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version