Kupang, FloresTIMES.ID – Sebulan setelah gempa bumi magnitudo (M) 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026, dampak bencana masih dirasakan puluhan ribu warga.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 142 orang meninggal dunia akibat dampak gempa tersebut hingga Selasa (15/9/2026).
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa dari total tersebut, 48 orang meninggal dunia akibat dampak langsung gempa, sementara 94 orang lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung saat berada di pengungsian.
“Korban yang meninggal secara langsung akibat gempa bumi itu 48 orang. Tetapi secara tidak langsung yang ada di pengungsian ada 94 orang,” kata Berton dalam konferensi pers, Selasa (15/9/2026).
Dengan demikian, total korban meninggal dunia yang tercatat BNPB mencapai 142 orang.
BNPB menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana tersebut, baik karena dampak langsung gempa maupun dampak tidak langsung selama berada di pengungsian.
Pengungsi Turun, tetapi 46.461 Warga Masih Bertahan
Di tengah bertambahnya pemutakhiran data korban, jumlah warga yang masih mengungsi menunjukkan penurunan dibandingkan kondisi awal pascagempa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










