Polisi menduga korban YGRD tengah menghadapi sejumlah persoalan, mulai dari masalah ekonomi hingga proses gugatan perceraian dengan istrinya. Keduanya diketahui telah lama tidak tinggal serumah.
Beberapa waktu sebelum kejadian, YGRD membawa anaknya kembali ke rumah orang tuanya di Desa Golo Lero. Sejak saat itu, ABZD diketahui sudah tidak lagi bersekolah di salah satu sekolah dasar di Borong.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan seluruh fakta dan kronologi yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar yang mengenal kedua korban. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










