iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

BNPB: Fasilitas Vital di NTT Pulih 100 Persen, Sekolah Mulai Kembali Senin

Avatar photo
berton-2
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan
  • Bagikan

Maumere, FloresTIMES.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sejumlah fasilitas vital dasar di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi telah pulih 100 persen.

Pemulihan tersebut mencakup layanan listrik, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), hingga jaringan komunikasi. Meski sudah kembali normal, pemerintah masih melakukan pemantauan untuk memastikan layanan dasar tetap berjalan selama proses pemulihan pascabencana.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Hanya Manggarai Barat dan Kota Kupang yang Relatif Mandiri Fiskal, Gubernur Melki Minta Daerah Lain Diperkuat

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pemantauan terhadap fasilitas dasar dan layanan publik akan terus dilakukan.

“Kami tetap memantau juga fasilitas kesehatan, fasilitas dasar lainnya seperti listrik, BBM, komunikasi yang telah pulih, tapi tetap kami akan memantau terus-menerus,” kata Berton dalam konferensi pers, Minggu (30/8/2026).

Pelayanan Medis dan Logistik Terus Menjangkau Warga

Meskipun fasilitas dasar telah kembali pulih, BNPB memastikan pelayanan medis dan distribusi bantuan logistik tetap dilanjutkan ke wilayah-wilayah yang terdampak gempa.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.

Pemantauan lapangan juga dilakukan terhadap fasilitas kesehatan untuk memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh akses pelayanan medis.

Aktivitas Ekonomi Masyarakat Mulai Bangkit

Selain fasilitas dasar, tanda-tanda pemulihan juga mulai terlihat dari aktivitas perekonomian masyarakat.

Baca Juga:
Wujud Transparansi Anggaran, Pemkab Nagekeo Raih Tiga Penghargaan Kinerja Keuangan dari KPPN Ende

BNPB mencatat sejumlah pasar mulai kembali beroperasi dan aktivitas perdagangan perlahan muncul di beberapa wilayah terdampak.

Berton mengatakan kembalinya kegiatan perdagangan menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat mulai bergerak kembali.

“Sehingga ini meningkatkan ekonomi masyarakat, aktivitas perekonomian ini tentu akan kami pantau terus, lihat kepemulihannya ditandai dengan adanya perdagangan,” ujarnya.

Kembalinya aktivitas pasar diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memulihkan mata pencaharian yang sempat terganggu akibat gempa.

Sekolah Mulai Beraktivitas Senin 31 Agustus

Sektor pendidikan juga mulai memasuki tahap pemulihan.

BNPB menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar akan kembali dimulai pada Senin, 31 Agustus 2026.

Namun, metode pembelajaran akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.

Sekolah yang bangunannya masih dalam kondisi aman dan layak digunakan dapat kembali melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.

Sementara sekolah yang mengalami kerusakan akan menerapkan metode pembelajaran jarak jauh.

“Proses belajar akan dimulai besok hari, proses belajar ini ada beberapa metode. Sekolah yang rusak bisa jarak jauh, tapi ketika sekolahnya masih bagus dan layak untuk digunakan tentu akan digunakan secara kelas atau pertemuan biasa,” jelas Berton.

Pemulihan Pascagempa NTT Terus Berjalan

Pulihnya fasilitas listrik, BBM, dan komunikasi menjadi salah satu perkembangan penting dalam penanganan pascagempa NTT.

Di sisi lain, pemerintah masih menghadapi pekerjaan besar untuk memastikan seluruh masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Pemulihan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi logistik, serta perbaikan infrastruktur akan terus dilakukan secara bertahap.

BNPB memastikan pemantauan kondisi lapangan tetap dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan merespons apabila muncul persoalan baru.

Dengan mulai berfungsinya kembali berbagai layanan dasar dan aktivitas masyarakat, proses pemulihan NTT memasuki fase baru: dari sekadar bertahan setelah bencana menuju upaya membangun kembali kehidupan masyarakat yang terdampak. (*/ft1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *