iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 500 Meter, Status Siaga Masih Berlaku

Avatar photo
lewotobi
Gunung Lewotobi
  • Bagikan

Selain itu, sebagian warga terdampak masih tinggal di hunian sementara (huntara) maupun pengungsian mandiri sehingga pelayanan dasar dan perlindungan bagi masyarakat tetap menjadi prioritas pemerintah.

Aktivitas Gunung Masih Fluktuatif

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, Herman Yosef Mboro, mengungkapkan aktivitas gunung masih berfluktuasi dengan frekuensi letusan berkisar empat hingga sepuluh kali setiap hari.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Siswa SMAN 1 Komodo Manggarai Barat Wakili NTT di Paskibraka Tingkat Pusat 2026

Tinggi kolom erupsi pun bervariasi, mulai dari 300 meter hingga 1.500 meter. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi PVMBG dengan menjauhi kawasan dalam radius lima kilometer dari kawah.

Pembangunan Hunian Tetap Diminta Dipercepat

Ketua Pengadilan Negeri Larantuka, Maria R. S. Maranda, menyatakan dukungannya terhadap perpanjangan masa tanggap darurat. Namun, ia meminta pemerintah segera mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak agar proses relokasi tidak terus mengalami penundaan.

Senada dengan itu, Kapolres Flores Timur Aditya Oktorio Putra mendukung kebijakan tersebut sekaligus mendorong optimalisasi Local Warning System (LWS) serta pembatasan akses menuju kawasan rawan bencana.

Sementara itu, Kasdim 1624 Flores Timur, Sunoko, menekankan pentingnya pengawasan terhadap para pengungsi, baik yang berada di huntara maupun pengungsian mandiri. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah warga kembali memasuki zona berbahaya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *