Labuan Bajo, FloresTIMES.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan hanya Kabupaten Manggarai Barat dan Kota Kupang yang saat ini memiliki tingkat kemandirian fiskal relatif baik.
Sementara 20 kabupaten lainnya masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Pernyataan tersebut disampaikan Melki saat menghadiri pertemuan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Kantor Bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo, Jumat (3/7/2026).
Menurut Melki, kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi pembangunan di NTT. Karena itu, ia meminta dukungan Banggar DPR RI untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui pengembangan sektor-sektor produktif dan hilirisasi komoditas unggulan.
“Dari 22 kabupaten/kota di NTT, baru Kabupaten Manggarai Barat dan Kota Kupang yang memiliki tingkat kemandirian fiskal relatif baik. Daerah lainnya masih sangat bergantung pada dana transfer pemerintah pusat,” ungkapnya.
Hilirisasi jadi Kunci Meningkatkan Pendapatan Daerah
Melki menilai hilirisasi menjadi salah satu strategi utama agar daerah-daerah di NTT tidak terus bergantung pada dana transfer.
Ia mengatakan NTT memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Namun, sebagian besar komoditas masih dijual dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambahnya dinikmati daerah lain.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










