Cara tersebut membuat penyaluran bantuan tidak hanya berorientasi pada banyaknya barang yang dibagikan, tetapi juga pada ketepatan kebutuhan penerima.
Bagi keluarga yang rumahnya rusak dan belum dapat kembali beraktivitas seperti sebelum gempa, kasur menjadi perlengkapan sederhana yang memiliki arti besar.
Setelah berhari-hari berada di pengungsian atau menempati tempat tinggal sementara, kebutuhan untuk beristirahat dengan lebih layak menjadi bagian penting dari proses pemulihan.
Kebutuhan Perempuan dan Anak Tak Luput dari Perhatian
Selain kasur, bantuan juga menyasar kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak.
Kelompok tersebut memiliki kebutuhan yang berbeda selama berada dalam situasi darurat. Karena itu, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa makanan dan kebutuhan rumah tangga umum.
Perhatian terhadap kebutuhan perempuan dan anak menjadi penting karena masa pascabencana bukan hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan perlindungan dan dukungan yang layak.
Penyaluran bantuan tersebut memperlihatkan bahwa ukuran keberhasilan aksi kemanusiaan bukan semata-mata dari besarnya jumlah bantuan yang dikirim.
Bantuan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan justru menjadi faktor penting agar bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hilda Manafe: Bantuan Bukan Hanya Materi, tapi Juga Semangat
Hilda Manafe mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Flores yang masih menghadapi dampak bencana.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










