Sebab, persoalan yang dihadapi warga bukan hanya kebutuhan makanan atau perlengkapan sehari-hari.
Mereka juga membutuhkan rumah yang kembali layak, aktivitas ekonomi yang pulih dan kesempatan untuk membangun kembali kehidupan setelah terdampak bencana.
“Setelah masa tanggap darurat, tahap berikutnya yang sangat krusial adalah memastikan proses pemulihan berjalan cepat. Kita harus terus kawal bersama agar saudara-saudara kita di Flores bisa segera beraktivitas dan membangun kembali kehidupannya,” kata Hilda.
Solidaritas untuk Korban Gempa Flores Terus Bergerak
Penyaluran bantuan di Ngada, Nagekeo dan Ende menjadi bagian dari gelombang solidaritas yang masih bergerak untuk masyarakat terdampak gempa Flores.
Di tengah proses pemulihan, kebutuhan warga pun semakin berkembang. Bukan lagi hanya soal makanan dan minuman, tetapi juga kebutuhan untuk tidur, kebutuhan perempuan dan anak, tempat tinggal serta keberlanjutan ekonomi keluarga.
Karena itu, bantuan yang tepat sasaran perlu berjalan beriringan dengan dukungan moral dan pengawalan terhadap proses rehabilitasi serta rekonstruksi.
Bagi masyarakat Flores yang masih berjuang untuk bangkit, solidaritas bukan sekadar barang yang datang ke lokasi pengungsian. Ia menjadi pesan bahwa mereka tidak sendirian dalam melewati masa sulit dan membangun kembali kehidupan setelah gempa. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










