Ruteng, FloresTIMES.ID – Dampak gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bertambah. Hingga Sabtu (22/8/2026), BNPB mencatat 87 orang meninggal dunia dan 1.298 orang mengalami luka-luka.
Data tersebut disampaikan Plt. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BNPB, Berton Panjaitan, dalam perkembangan terbaru penanganan bencana gempa Flores.
Dari total korban luka-luka, sebanyak 336 orang mengalami luka berat. Sementara korban lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda dan masih mendapatkan penanganan.
Manggarai dan Manggarai Timur jadi Daerah dengan Korban Tertinggi
Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal terbanyak, yakni 31 orang.
Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Manggarai Timur dengan 30 korban meninggal dunia.
Sementara itu, korban meninggal di wilayah lainnya tercatat:
- Nagekeo: 13 orang
- Sikka: 9 orang
- Ngada: 4 orang
- Ende: 2 orang
- Manggarai Barat: 1 orang
Total korban meninggal dunia dari tujuh kabupaten tersebut mencapai 87 orang.
1.298 Orang Luka-Luka, Manggarai Timur Terbanyak
Selain korban meninggal, jumlah masyarakat yang mengalami luka-luka juga cukup besar.
Manggarai Timur menjadi daerah dengan jumlah korban luka terbanyak, mencapai 643 orang. Kabupaten Manggarai berada di urutan berikutnya dengan 285 orang luka-luka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










