Rombongan membawa bantuan tanggap darurat berupa paket sembako, selimut, serta perlengkapan mandi untuk warga terdampak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang masih bertahan dalam kondisi serba terbatas setelah gempa.
Kampung Wae Dangka dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena termasuk wilayah yang mengalami dampak cukup parah di Manggarai Barat.
Sedikitnya tiga rumah warga dilaporkan ambruk total dan rata dengan tanah akibat gempa. Kondisi tersebut membuat sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal sekaligus menghadapi tantangan pemulihan yang tidak ringan.
Dengarkan Langsung Keluhan Penyintas Gempa
Kehadiran rombongan PP PMKRI disambut Camat Welak Heribertus Manggas bersama jajaran Pemerintah Desa Racang Welak dan masyarakat setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Yohanes berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan kondisi serta kebutuhan mereka.
Dialog tersebut menjadi ruang bagi para penyintas untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, termasuk kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan pemulihan setelah bencana.
PP PMKRI kemudian mendokumentasikan kondisi lapangan sebagai bagian dari proses pendataan dan bahan advokasi.
PMKRI Desak Pemerintah Pusat Kawal Pemulihan
Yohanes Tola menilai proses rehabilitasi pascagempa membutuhkan dukungan pemerintah secara berkelanjutan. Menurutnya, keterbatasan anggaran pemerintah daerah membuat pemulihan berskala besar sulit hanya mengandalkan APBD kabupaten dan provinsi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










