Proses verifikasi menjadi penting karena data kerusakan rumah akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah penanganan dan dukungan pemulihan bagi masyarakat terdampak.
BNPB Libatkan Dukcapil dan BPS
Untuk memastikan akurasi data, BNPB bekerja sama dengan pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Badan Pusat Statistik (BPS).
Pendataan berdasarkan nama dan alamat diperlukan untuk mencocokkan identitas pemilik rumah dengan lokasi bangunan yang mengalami kerusakan.
Proses tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan dan program pemulihan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak.
Sebelumnya, BNPB juga telah melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap data rumah terdampak. Pada 7 September 2026, BNPB menyebut 51.591 rumah telah melalui proses verifikasi dan validasi dari 102.384 unit data awal yang menjadi sasaran pendataan di tujuh kabupaten terdampak.
Pemulihan Pascagempa Masih Berlangsung
Gempa M 7,7 pada 15 Agustus 2026 memberikan dampak luas terhadap sejumlah wilayah di NTT. BNPB mencatat penanganan bencana mencakup korban jiwa, pengungsian, kerusakan rumah, serta berbagai kebutuhan masyarakat terdampak.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










