Sementara 12 penumpang lainnya berhasil dievakuasi oleh kru kapal Raja Manta yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian dan turut membantu proses penyelamatan.
“Seluruh penumpang telah dievakuasi kembali menuju Pelabuhan Komodo dengan aman dan selamat,” ujar Fathur Rahman.
Ia menyebut keberhasilan operasi penyelamatan terhadap 23 penumpang KM Hinaya menjadi bukti kuatnya sinergi kemanusiaan antar unsur SAR di Labuan Bajo.
Menurutnya, respons cepat dari Tim PHC Labuan Bajo dan kru kapal Raja Manta sangat membantu proses evakuasi sehingga seluruh korban dapat diselamatkan tanpa ada korban jiwa.
“Operasi SAR korban kapal KM Hinaya yang berjumlah 23 orang merupakan bukti bahwa operasi SAR yang ada di Labuan Bajo murni karena niat tulus kemanusiaan,” katanya.
Fathur berharap sinergitas antara Tim SAR Gabungan dan seluruh potensi SAR di Labuan Bajo terus terjaga demi mendukung keselamatan pelayaran di wilayah perairan wisata tersebut.
Ia juga mengimbau seluruh operator kapal dan masyarakat agar tetap mematuhi standar keselamatan pelayaran untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Semoga sinergitas kemanusiaan di Labuan Bajo terus terjaga baik dari Tim SAR Gabungan dan para potensi SAR serta mari kita semua tetap mematuhi keselamatan pelayaran,” tandasnya. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










