“Saya berada di tenda pengungsian yang sampai saat ini masyarakat masih belum mau tinggal di rumah karena khawatir terjadi gempa susulan. Nah, oleh karena itu banyak di daerah-daerah terdampak masyarakat menggunakan tenda-tenda seperti ini untuk tidur di malam hari,” kata Ferry saat ditemui di lokasi pengungsian.
Kekhawatiran tersebut membuat rumah yang sebelumnya menjadi tempat paling aman bagi keluarga kini belum sepenuhnya dapat digunakan seperti biasa.
Partai Perindo Salurkan Bantuan Bahan Pokok
Melihat kondisi tersebut, Partai Perindo menyalurkan bantuan kebutuhan pokok secara langsung kepada warga di sejumlah desa di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Manggarai.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas 450 karung beras masing-masing seberat 5 kilogram atau total 2,25 ton, 450 dus air mineral, 450 papan telur atau sekitar 800 kilogram, serta 150 dus mi instan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masih bertahan di tenda pengungsian.
“Kita berempati, kita bersimpati terhadap masyarakat terdampak dan Partai Perindo hadir. Dan kita memberikan bantuan sebagai tanda cinta, tanda kasih kami atas kondisi yang memang terjadi di masyarakat di Flores di NTT ini dan terutama di Kabupaten Manggarai,” ujar Ferry.
Warga Belum Bisa Kembali Bekerja Normal
Bagi warga Desa Compang Ndehes, bantuan tersebut datang ketika mereka masih menghadapi rasa takut sekaligus keterbatasan untuk kembali bekerja.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










