Labuan Bajo, FloresTimes.ID – Akses utama menuju destinasi wisata alam Danau Sano Limbung yang berada di Desa Golo Lujang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi ditutup sementara sejak Kamis (28/5/2026) petang.
Penutupan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi unggulan di wilayah tersebut.
Keputusan tersebut diambil setelah tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan Boleng, Polsubsektor Boleng Polsek Komodo, dan Pos TNI Boleng melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi fasilitas wisata di kawasan Danau Sano Limbung.
Dari hasil monitoring lapangan, petugas menemukan bahwa tangga kayu yang menjadi satu-satunya akses bagi wisatawan menuju titik pandang danau berada dalam kondisi rusak berat. Sebagian besar anak tangga telah lapuk dan dinilai sangat berisiko runtuh apabila terus digunakan oleh pengunjung.
Kapolsek Komodo, AKP Eka Darma Yuda, menegaskan bahwa aspek keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama dalam pengelolaan destinasi wisata.
Menurutnya, keputusan penutupan sementara ini juga merupakan bagian dari evaluasi dan langkah antisipatif setelah terjadinya insiden di objek wisata Air Terjun Cunca Wulang beberapa waktu lalu.
“Belajar dari evaluasi peristiwa di Cunca Wulang, tindakan preventif seperti ini wajib kita lakukan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP Eka Darma Yuda, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor yang dilakukan pemerintah dan aparat keamanan merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga standar keselamatan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat.
Menurutnya, keindahan alam yang dimiliki daerah wisata harus selalu diimbangi dengan fasilitas yang aman dan layak digunakan oleh pengunjung.
“Sano Limbung adalah aset wisata lokal yang indah, namun aspek keselamatan harus tetap menjadi panglima. Penutupan ini bersifat sementara sembari menunggu pihak pengelola melakukan perbaikan fasilitas secara menyeluruh agar layak dan aman digunakan kembali,” tegasnya.
Saat ini, petugas gabungan telah memasang tali pembatas pada jalur masuk menuju lokasi wisata guna mencegah wisatawan memasuki area yang dinilai berbahaya.
Pemerintah dan aparat juga berharap pengelola destinasi segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas tangga yang rusak agar objek wisata tersebut dapat kembali dibuka untuk umum dengan standar keamanan yang lebih baik.
AKP Eka menambahkan bahwa penutupan sementara ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata di wilayah Boleng dan Manggarai Barat secara umum.
“Penutupan sementara ini diharapkan menjadi momentum bagi pengelola dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus berbenah dan meningkatkan standar keselamatan destinasi wisata di wilayah Boleng,” pungkasnya.
Danau Sano Limbung dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Manggarai Barat. Danau vulkanik yang dikelilingi perbukitan hijau tersebut menjadi daya tarik wisatawan karena panorama alamnya yang eksotis dan suasana yang masih alami. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










