Wakil Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan literasi tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata.
“Komitmen pengelola perpustakaan, tenaga pendidik, dan komunitas literasi sangat menentukan keberhasilan kita dalam membangun peradaban melalui literasi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Paternus Emanuel Baba, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari hingga 29 April 2026. Peserta kegiatan terdiri dari pengelola perpustakaan desa/kelurahan, sekolah, serta taman bacaan masyarakat.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman terkait sistem akreditasi perpustakaan berbasis aplikasi SiPAPI serta penguatan sarana dan prasarana pendukung.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo, Serfolus Babo, narasumber ahli, pegiat literasi, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten Nagekeo. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










