Meski kondisi jalan belum seluruhnya kembali seperti sebelum bencana, akses transportasi sudah terbuka sehingga mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi bantuan.
“Kami laporkan bahwa sekarang tidak ada lagi jalan yang tidak bisa dilalui karena longsor atau gara-gara jembatannya rusak. Tidak pulih seperti sebelum terjadi bencana tetapi secara fungsional ini semuanya sudah bisa dilalui,” ujar Suharyanto.
Listrik, BBM dan Telekomunikasi Berangsur Pulih
Pemulihan juga terjadi pada sejumlah utilitas dasar. PLN melaporkan pasokan listrik di Pulau Flores telah pulih 100 persen, sementara pemulihan listrik di Pulau Palue mencapai 84,59 persen.
Untuk kebutuhan BBM, seluruh 56 SPBU di Pulau Flores telah kembali beroperasi. Satu SPBU di Kabupaten Manggarai masih beroperasi dengan skema darurat.
Sementara itu, jaringan telekomunikasi juga dilaporkan telah kembali normal sepenuhnya.
“Untuk BBM, dari 56 SPBU di Pulau Flores ini 56 sudah beroperasi 100%. Satu SPBU di Manggarai beroperasi skema darurat. Telekomunikasi dari Dirut Telkom mengatakan bahwa untuk BTS ini 100% sudah kembali pulih,” kata Suharyanto.
Dengan semakin lancarnya distribusi bantuan dan pulihnya sejumlah layanan dasar, pemerintah kini mulai mengarahkan penanganan bencana menuju fase pemulihan. Namun, kebutuhan pengungsi mandiri di berbagai lokasi terpencil masih menjadi perhatian utama agar tidak ada warga terdampak yang terlewat dari pelayanan dasar. (*/ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










