Angka tersebut memperlihatkan besarnya dampak gempa terhadap kelompok masyarakat yang memiliki kerentanan lebih tinggi saat menghadapi bencana.
Separuh Lebih Korban Meninggal akibat Dampak Langsung Gempa
BNPB mencatat bahwa penyebab kematian korban terbagi dalam dua kategori. Sebanyak 51 persen korban meninggal akibat dampak langsung gempa, termasuk tertimpa reruntuhan bangunan.
Sementara itu, 49 persen korban lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung dari bencana.
Tingginya angka kematian akibat tertimpa bangunan menunjukkan besarnya dampak kerusakan struktur bangunan di wilayah terdampak gempa.
BNPB turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarga dalam bencana tersebut.
“Kita berdoa semoga keluarga, handai taulan dan seluruh yang terdampak diberikan kekuatan,” kata Berton.
1.286 Orang Masih Dirawat akibat Luka
Selain 91 korban meninggal, gempa NTT juga menyebabkan 1.286 orang mengalami luka-luka.
Kabupaten Manggarai Timur menjadi daerah dengan jumlah korban luka terbanyak, mencapai 643 orang. Berikutnya, Manggarai Barat mencatat 504 korban luka.
Besarnya jumlah korban luka membuat kebutuhan layanan kesehatan di wilayah terdampak masih sangat tinggi.
161 Ribu Warga Mengungsi
Dampak gempa juga memaksa ratusan ribu warga meninggalkan rumah mereka. BNPB mencatat jumlah pengungsi telah mencapai 161.084 orang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










