iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 91 Orang, Terbanyak di Kabupaten Manggarai

Avatar photo
Ilustrasi gempa
Ilustrasi AI
  • Bagikan

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi tertinggi, yakni 46.519 orang. Selanjutnya Nagekeo sebanyak 34.256 orang dan Manggarai Timur 31.372 orang.

Jumlah pengungsi yang sangat besar membuat kebutuhan pangan, tempat tinggal sementara, air bersih, sanitasi, dan layanan kesehatan menjadi perhatian utama dalam penanganan bencana.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Bentrok Berdarah di Adonara, Dua Warga Tewas dan Tiga Terluka dalam Konflik Tanah Adat

Gempa Susulan Capai 5.688 Kali

Di tengah penanganan korban, aktivitas gempa masih terus terjadi. Hingga Minggu, 23 Agustus 2026, BNPB mencatat 5.688 gempa susulan.

Gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil M1,1. Sebanyak 130 gempa susulan dilaporkan dirasakan masyarakat.

Menurut Berton, rangkaian gempa susulan tersebut masih menunjukkan pola temporal yang belum sederhana. Aktivitas gempa diperkirakan dapat berlangsung sekitar tiga hingga empat minggu sejak gempa utama.

Kondisi tersebut membuat kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan, terutama di wilayah yang bangunan dan infrastrukturnya telah mengalami kerusakan.

19 Puskesmas Belum Beroperasi

Dampak gempa juga dirasakan sektor pelayanan kesehatan. Sebanyak 169 puskesmas terdampak.

Dari jumlah tersebut, 101 puskesmas telah beroperasi penuh, 49 puskesmas beroperasi sebagian, dan 19 puskesmas lainnya masih belum dapat beroperasi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *