Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi tertinggi, yakni 46.519 orang. Selanjutnya Nagekeo sebanyak 34.256 orang dan Manggarai Timur 31.372 orang.
Jumlah pengungsi yang sangat besar membuat kebutuhan pangan, tempat tinggal sementara, air bersih, sanitasi, dan layanan kesehatan menjadi perhatian utama dalam penanganan bencana.
Gempa Susulan Capai 5.688 Kali
Di tengah penanganan korban, aktivitas gempa masih terus terjadi. Hingga Minggu, 23 Agustus 2026, BNPB mencatat 5.688 gempa susulan.
Gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil M1,1. Sebanyak 130 gempa susulan dilaporkan dirasakan masyarakat.
Menurut Berton, rangkaian gempa susulan tersebut masih menunjukkan pola temporal yang belum sederhana. Aktivitas gempa diperkirakan dapat berlangsung sekitar tiga hingga empat minggu sejak gempa utama.
Kondisi tersebut membuat kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan, terutama di wilayah yang bangunan dan infrastrukturnya telah mengalami kerusakan.
19 Puskesmas Belum Beroperasi
Dampak gempa juga dirasakan sektor pelayanan kesehatan. Sebanyak 169 puskesmas terdampak.
Dari jumlah tersebut, 101 puskesmas telah beroperasi penuh, 49 puskesmas beroperasi sebagian, dan 19 puskesmas lainnya masih belum dapat beroperasi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










