Untuk mendukung penanganan korban, sebanyak 11.106 tenaga kesehatan telah bekerja di lapangan. Mereka terdiri atas 134 dokter, 5.306 perawat, 3.974 bidan, dan 1.647 tenaga kesehatan lainnya.
Namun, BNPB masih mencatat kebutuhan tambahan 133 tenaga kesehatan, termasuk dokter umum, dokter spesialis, perawat, perawat anestesi, serta apoteker.
Dengan korban meninggal yang telah mencapai 91 orang, penanganan gempa NTT kini tidak hanya berfokus pada evakuasi dan pelayanan korban luka, tetapi juga pemulihan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga serta lebih dari 161 ribu warga yang masih berada di pengungsian. (ft1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










