Keduanya mengalami luka serius dan kehilangan banyak darah. Warga sekitar segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.
Namun, nyawa GH tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Sementara itu, F masih menjalani perawatan intensif di RS TC Hillers Maumere.
Peristiwa tersebut menggegerkan warga Desa Heopuat. Sejumlah masyarakat berdatangan ke lokasi setelah mengetahui adanya penikaman yang menyebabkan korban jiwa.
Polisi Bergerak Cepat Lakukan Penyelidikan
Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Laporan resmi mengenai kejadian itu diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kewapante pada Jumat malam sekitar pukul 21.16 WITA.
Laporan dibuat oleh seorang perempuan berinisial AW, yang meminta agar kasus tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk ALR (62), seorang petani asal Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende.
Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Usai menerima laporan, Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Sikka langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










