iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tragis! Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam Saat Snorkeling di Pulau Kelor Labuan Bajo

Avatar photo
korban-tenggelam
Proses evakuasi jenazah korban di perairan Labuan Bajo, Rabu (15/7/2026). (Foto: Basarnas)
  • Bagikan

Labuan Bajo, FloresTIMES.ID – Dua wisatawan mancanegara (WNA) asal China dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat melakukan aktivitas snorkeling di Perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (15/7/2026).

Kedua korban diketahui bernama Guo Xingyou (perempuan) dan Sha Gingyang (laki-laki). Insiden tragis tersebut langsung ditangani oleh Tim SAR Gabungan setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima laporan melalui Pos SAR Manggarai Barat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Bus Kayu Angkut 47 Penumpang Terguling di Manggarai Barat, Dua Orang Meninggal Dunia

Dihantam Gelombang saat Snorkeling

Berdasarkan informasi yang diterima Pos SAR Manggarai Barat, kedua wisatawan mulai melakukan snorkeling di Perairan Pulau Kelor sekitar pukul 12.00 WITA.

Namun, saat berada di laut, keduanya diduga dihantam gelombang tinggi hingga tenggelam.

Sekitar pukul 12.45 WITA, korban pertama, Guo Xingyou, berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Wisatawan di sekitar lokasi bersama Tim SAR Gabungan segera memberikan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) selama perjalanan menuju Pelabuhan Labuan Bajo.

Baca Juga:
Polres Flores Timur Musnahkan 863 Senjata Api Rakitan, Simbol Berakhirnya Konflik Adonara

Setelah tiba di RSUD Komodo Labuan Bajo, korban mendapatkan penanganan medis. Namun, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Usai mengevakuasi korban pertama, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap korban kedua yang masih dinyatakan hilang.

Pencarian dilakukan melalui penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan nelayan dan unsur potensi SAR lainnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 16.44 WITA.

Korban kedua, Sha Gingyang, ditemukan di koordinat 8°32’50.59″ LS – 119°49’7.15″ BT pada kedalaman sekitar 23 meter, atau sekitar 0,21 nautical mile dari lokasi awal kejadian.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebelum diserahkan kepada tim medis di RSUD Komodo.

Dengan ditemukannya seluruh korban, Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere bersama Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian.

Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan maupun operator wisata bahari untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas snorkeling maupun olahraga air lainnya di kawasan wisata Labuan Bajo. (ft1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *