iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

177.678 Siswa Terdampak Gempa, Gubernur Melki Dorong Sekolah Darurat di Flores

Avatar photo
siswa di nagekeo
Sejumlah siswa belajar di halaman usai gedung sekolah roboh dihantam gempa. (Foto: Biro Adpim Setda Provinsi NTT)
  • Bagikan

Karena itu, Pemerintah Provinsi NTT mendorong penyediaan tenda belajar berkapasitas sekitar 30 hingga 50 orang untuk mendukung pembukaan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah yang mengalami kerusakan atau belum memungkinkan digunakan.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, gempa Flores berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 berdampak terhadap 1.378 satuan pendidikan yang tersebar di tujuh kabupaten dan mencakup delapan jenjang pendidikan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Bank NTT Perkuat Transformasi dan Layanan Perbankan dalam RUPS 2026 di Ende

Satuan pendidikan terdampak tersebut terdiri atas 204 PAUD, satu TK, 701 SD, 287 SMP, 116 SMA, 63 SMK, lima SLB, serta satu satuan pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C.

Dampak gempa juga dirasakan oleh 177.678 siswa serta 21.166 guru dan tenaga kependidikan.

Sementara itu, sebanyak 5.521 ruang kelas mengalami kerusakan dan 502 sekolah tercatat mengalami kerusakan berat.

Gubernur Melki: Pendidikan Harus Segera Bergerak

Komitmen mempercepat pemulihan pendidikan terus ditindaklanjuti Gubernur Melki melalui rapat koordinasi penanganan dampak gempa sektor pendidikan bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT di Kupang, Rabu (2/9/2026).

Dalam arahannya, Melki menegaskan pendidikan merupakan salah satu sektor vital yang harus segera bergerak selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Baca Juga:
Polres Sikka Amankan Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, Ratusan Liter Pertalite Disita

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *