Karena itu, Pemerintah Provinsi NTT mendorong penyediaan tenda belajar berkapasitas sekitar 30 hingga 50 orang untuk mendukung pembukaan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah yang mengalami kerusakan atau belum memungkinkan digunakan.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, gempa Flores berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 berdampak terhadap 1.378 satuan pendidikan yang tersebar di tujuh kabupaten dan mencakup delapan jenjang pendidikan.
Satuan pendidikan terdampak tersebut terdiri atas 204 PAUD, satu TK, 701 SD, 287 SMP, 116 SMA, 63 SMK, lima SLB, serta satu satuan pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C.
Dampak gempa juga dirasakan oleh 177.678 siswa serta 21.166 guru dan tenaga kependidikan.
Sementara itu, sebanyak 5.521 ruang kelas mengalami kerusakan dan 502 sekolah tercatat mengalami kerusakan berat.
Gubernur Melki: Pendidikan Harus Segera Bergerak
Komitmen mempercepat pemulihan pendidikan terus ditindaklanjuti Gubernur Melki melalui rapat koordinasi penanganan dampak gempa sektor pendidikan bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT di Kupang, Rabu (2/9/2026).
Dalam arahannya, Melki menegaskan pendidikan merupakan salah satu sektor vital yang harus segera bergerak selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp FloresTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










